spot_img
BerandaArtikelPendidikanReDishcovery Menggelar Campaign Food Waste Untuk Membangun Kepedulian Terhadap Sampah Makanan di...

ReDishcovery Menggelar Campaign Food Waste Untuk Membangun Kepedulian Terhadap Sampah Makanan di Indonesia

ReDishcovery Menggelar Campaign Food Waste

Foto: Jennifer Francesca sebagai team leader ReDishcovery  ReDishcovery Menggelar Campaign Food Waste Untuk Membangun Kepedulian Terhadap Sampah Makanan di Indonesia.(Ist)

Medan | ReDishcovery sukses menyelenggarakan kampanye Food Waste yang bertujuan membangun kesadaran generasi muda, khususnya mahasiswa dan kalangan milenial, terhadap isu sampah makanan yang kian menjadi perhatian serius di Indonesia, terutama di Kota Medan.

Sebagai rangkaian kegiatan, ReDishcovery menggelar pre-event pada Car Free Day (CFD) di kawasan Kesawan, Medan, yang melibatkan masyarakat umum untuk lebih mengenal permasalahan sampah makanan dan dampaknya bagi lingkungan. Aktivitas di CFD dikemas secara interaktif melalui edukasi, memperlihatkan maskot yang bernama chompa, dan ajakan partisipasi langsung untuk datang ke main event, sehingga mampu menjangkau masyarakat yang lebih luas.

Puncak kegiatan dilaksanakan pada main event di Sekata Kopi Jl. Sei Batu Gingging Ps. X No 6 Kota Medan pada tanggal 2 Oktober 2025 , kegiatan ini dimulai pukul 10.00 WIB s/d selesai, dengan menghadirkan berbagai agenda seperti live cooking, talkshow dan sharing session tentang food waste di Indonesia oleh Karina Nursyafira salah Chief Communication & Community Engagement Officer Aksata Pangan dan dilanjutkan makan bersama dengan tetap menekankan untuk menghabiskan makanan sebagai bentuk gerakan mengurangi food waste. Melalui forum ini, ReDishcovery menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mengurangi limbah makanan mulai dari lingkup pribadi, komunitas, hingga institusi pendidikan. Kamis (2/10/2025)

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak mahasiswa dan anak muda terutama di wilayah kota Medan untuk lebih peduli terhadap isu sampah makanan. Perubahan sederhana dalam keseharian, seperti menghabiskan makanan atau mengelola sisa makanan dengan bijak, bisa membawa dampak besar bagi lingkungan,” ungkap Jennifer Francesca sebagai team leader ReDishcovery.

BACA JUGA  Sekolah Dasar Kemala Bhayangkari 01 Medan dan Taman Kanak-kanak Kemala Bhayangkari 08 Asahan Raih Juara 1 penilaian sekolah

Di Indonesia, jumlah sampah makanan menyumbang angka signifikan terhadap total timbunan sampah nasional. Melalui kampanye ini, ReDishcovery berharap dapat menjadi gerakan yang terus berlanjut, tidak hanya menjadi agenda sekali waktu, tetapi juga menginspirasi mahasiswa dan milenial kota Medan untuk mengambil bagian dalam solusi nyata terhadap permasalahan lingkungan.

ReDishcovery adalah sebuah inisiatif kampanye yang digagas oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi dengan fokus pada isu food waste. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang belajar, berbagi, dan bergerak bersama demi lingkungan yang lebih berkelanjutan.(ZS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

spot_img